Belajardari Pengalaman Orang-Orang yang Menolak Yesus. Seperti yang telah kita lihat, kesalahpahaman, tekanan masyarakat, dan penganiayaan menghalangi banyak orang pada abad pertama untuk beriman kepada Yesus. Dewasa ini, gagasan-gagasan keliru tentang Yesus dan ajarannya dapat memberikan pengaruh serupa.
tugaskuliah. 1) Mengapa nativisme menolak pengaruh pendidikan? Jelaskan alasannya? Jawab : Karena aliran nativisme berkeyakinan bahwa anak yang baru lahir membawa bakat, kesanggupan serta sifat-sifat tertentu dan itulah yang aktif berkuasa dalam pertumbuhan dan kemajuan,pendidikan tidak berpengaruh dan berkuasa sama sekali. Bakat, kesanggupan
TujuanTeori Nativisme. Dengan pemahaman aliran nativisme, maka setiap pendidikan dan perkembangan manusia bertujuan untuk : Menemukan bakat terpendam yang dimiliki. Dengan faktor-faktor diatas, maka setiap manusia diharapkan untuk mampu menemukan apa yang menjadi potensi diri atau bakat alaminya. Mengasah kompetensi diri sehingga menjadi ahli.
MengapaNativisme Menolak Pengaruh Pendidikan Alat Rekaman Murah Her Shyness She Would Have Become A Great Teacher Through The Dark Pengertian Reference Group Not Huruf Lagu Ibu Kita Kartini Media Penyimpanan Adalah Line Spacing Berfungsi Untuk Burung Hong Asli Buat Rak Buku Dari Kardus.
. Dalam dunia psikologi ada sebuah cabang ilmu yang berfokus untuk mempelajari cara pengajaran dan metode pembelajaran dalam pendidikan, ilmu ini dikenal dengan ilmu Psikologi Pendidikan. Ada banyak sekali teori yang dijadikan sebagai bahan rujukan untuk mempelajari ilmu tersebut, salah satunya adalah Teori juga Psikologi SastraPengertian Teori NativismeKata Nativisme sendiri merupakan penyerapan kata yang berasal dari natus lahir atau nativus bawaan lahir. Yaitu sebuah pandangan bahwa setiap manusia sudah memiliki kekuatan atau potensi dasar bawaan yang didapatkan secara hereditas diturunkan secara alami. Baca juga Cabang – cabang PsikologiTeori Nativisme dalam psikologi pendidikan ini bersumber kepada Leibnitzian Tradition, yaitu tradisi yang memusatkan potensi dalam diri individu manusia. Bahwa setiap hasil perkembangan manusia, akan ditentukan secara genetik dari garis keturunan orang dengan kata lain, potensi yang muncul tersebut, ditentukan oleh pertumbuhan dan perkembangan manusia itu sendiri dalam tiap proses penerimaan ilmu pengetahuan. Adapun Yang menjadi ciri khas dalam teori ini adalah bahwa lingkungan tidak dianggap memberikan kontribusi apapun terhadap pengetahuan juga Psikologi KeluargaMenurut Schopenhauer, seorang tokoh yang paling berpengaruh dalam teori Nativisme mengatakan bahwa hakikatnya, “kemauan tiap diri manusia” itu sendirilah yang mewujudkan pembawaan dan bakat yang dimaksudkan. Dengan adanya pemikiran yang demikian, Ajaran Nativisme kerap disebut sebagai aliran pesimisme. Karena bagaimanapun usaha yang dilakukan manusia untuk mengasah kemampuan dalam bidang pengetahuan yang “bukan bawaannya”, selamanya ia tidak akan menguasai bidang tersebut. Namun sebagian filsuf tidak memandang demikian, malah menganggap teori ini sebagai dorongan kepada bakat terpendam yang ada dalam tiap diri juga Psikologi KeperawatanTujuan Teori NativismeDengan pemahaman aliran nativisme, maka setiap pendidikan dan perkembangan manusia bertujuan untuk Menemukan bakat terpendam yang dimilikiDengan faktor-faktor diatas, maka setiap manusia diharapkan untuk mampu menemukan apa yang menjadi potensi diri atau bakat kompetensi diri sehingga menjadi ahliMerujuk pada faktor pertumbuhan anak, maka setiap manusia dapat mengembangkan minat dan bakatnya. Tidak hanya sampai disitu, bahkan tiap manusia akan mencapai label sebagai manusia yang memiliki kompetensi dan berkemampuan menjadi yang tiap individu untuk menentukan sebuah pilihanDengan keyakinan pembawaan yang dipaparkan, maka setiap manusia diharapkan mampu berkomitmen dan bertanggung jawab terhadap segala sesuatu yang menjadi pilihan dalam juga Kode etik PsikologiTokoh Populer Teori NativismeDalam perkembangan teori nativisme, terdapat tokoh – tokoh psikologi yan gturut andil dalam mengembangkan teori nativisme dalam psikologi, diantaranya Arthur Schopenhauer Dikenal melalui sebuah karya yang berjudul “The World as Will and Representation”. Baginya, bawaan lahir adalah sebagai yang paling punya kuasa dalam menentukan perkembangan dan kepribadian Kant Dikenal melalui karya “Kritik der Reinen Vernunft”. Ia memiliki pandangan bahwa akal budi yang berasal dari pribadi manusialah yang menentukan pengharapan A. Chomsky Ahli linguistik ini berpendapat bahwa perkembangan bahasa pada manusia tidak didapatkan dari pendidikan manusia itu, namun oleh bawaan biologis sejak lahir dari orang Wilhemleibnit Sama seperti Schopenhauer, baginya perkembangan manusia itu sudah ditentukan sejak manusia itu tokoh diatas berkeyakinan bahwa proses pendidikan tidak mampu mengubah sifat-sifat atau karakter manusia. Atau secara kontroversial, mereka menganggap bahwa pendidikan tidak membawa manfaat yang signifikan kepada manusia. Pemikiran dari kalangan nativisme ini dikenal dengan julukan Pesimisme juga Psikologi Keperawatan Metode dengan Pendekatan Teori Nativisme di Indonesia Ternyata, pengaruh teori Nativisme juga mempengaruhi beberapa lini pendidikan Indonesia. Salah satunya mungkin dengan adanya penyelenggaraan seminar pengenalan bakat atau pelatihan pengembangan bakat sehingga bakat alamiah tersebut dapat terus diolah dan juga Psikologi pendidikanSalah satu contohnya adalah tes sidik jari yang digunakan untuk mengetahui kepribadian dan karakter anak. Konon, metode in isudah dikembangkan sejak ratusan tahun lalu. Salah satu tokoh yang menggeluti pola-pola sidik jari sebagai alat untuk menemukan minat dan bakat itu bernama John. E. Purkinje. Ia mengklasifikasikan adanya tiga pola utama, yaitu Busur arch, Pusaran Loop dan lengkung whorl.Ilmu sidik jari ini berkembang dengan berdasar kepada teori epidermal pola garis pada permukaan kulit. Ilmu ini juga dikembangkan oleh Dr. Harold Cummins yang kemudian menamakan ilmu ini dengan Dermatoglyphics yang berarti ukiran pada kulit. Nama-nama lain yang menghubungkan secara ilmiah antara kode genetik dengan kecerdasan manusia diantaranya Mayer 1788, Govard Bidloo 1865, dan Noel Jaquin 1958. Mereka membuat kesimpulan kalau sidik jari dapat merupakan representatif karakter dan psikologis juga Psikologi eksperimenAnalisa sidik jari diklaim dapat membawa manfaat sebagai berikut Mampu menemukan karakteristik gaya belajar mengidentifikasi bakat atau talenta rasa percaya diri orang tersebut dari hasil adanya “kesalahan” dalam menentukan sesuatu yang bukan menjadi bakat juga Psikologi FaalPenilaian Kelemahan dari Konsep Teori Nativisme dalam PsikologiJika pada sub tujuan teori nativisme dalam pendidikan dan perkembangan manusia kita bisa melihat keunggulan dari aliran ini, maka teori ini pun mengandung kelemahannya tersendiri. Ini bisa dilihat bahwa pada Teori Nativisme, sifat dan karakter manusia sudah tidak bisa lagi diubah walaupun kita berupaya hal ini dikarenakan sifat-sifat tersebut sudah merupakan turunan secara genetis atau diwarisi dari orang tuanya. Selain itu, konsep nativisme juga seolah-olah memandang pendidikan dari luar sebagai sesuatu yang bersifat juga Psikologi KonselingBeberapa Faktor yang Berpengaruh pada Perkembangan ManusiaAda tiga faktor utama yang dianggap berpengaruh pada perkembangan manusia, yaitu Faktor GenetikFaktor hereditas atau genetika yang diwariskan dari kombinasi kedua orang tuanya. Sehingga ketika anak dilahirkan, mereka akan memiliki bakat dari ayah dan ibunya. Ada banyak sekali contoh yang bisa kita temui dalam keseharian kita. Misalnya saja, seorang guru yang dilahirkan dari orang tua yang berprofesi sebagai juga Psikologi KeluargaFaktor Kemampuan AnakFaktor ini bersumber dari kemampuan anak tersebut menggali minat dan bakat yang dimilikinya. Jika anak tidak memiliki motivasi atau tuntutan untuk menemukan bakatnya, atau tidak dibantu untuk menemukan apa yang menjadi minat dan bakatnya, tentu ia akan sulit apa yang menjadi potensi dasar dirinya. Contohnya adalah seorang anak yang tertarik untuk mengikuti club futsal untuk mengembangkan bakat juga Psikologi Industri dan OrganisasiFaktor Pertumbuhan AnakTidak terlalu berbeda dengan yang sebelumnya faktor pertumbuhan ini mengacu pada dorongan terhadap anak untuk mengetahui apa yang menjadi minat bakatnya dalam setiap fase tumbuh kembangnya. Dengan demikian, si anak akan bereaksi atau memberikan respon terhadap apa yang dilakukannya guna mengembangkan kemampuan juga Psikologi ForensikKesimpulan Aliran Nativisme merupakan sebuah teori yang menyatakan bahwa kesuksesan proses penerimaan ilmu pengetahuan manusia ditentukan secara hereditas oleh individu itu ini menganggap jika setiap manusia memiliki bakat yang baik sejak lahir, akan tumbuh menjadi pribadi yang baik. Begitu juga sebaliknya jika terlahir memiliki bawaan jahat, maka akan tumbuh menjadi manusia yang juga Psikologi KognitifTeori ini banyak digunakan dalam meneliti kemampuan berbahasa lingual seseorang. Dalam penelitian itu, topik yang menjadi isu utama adalah “Apakah kemampuan bicara dan berbahasa seorang anak itu sudah terprogram sejak lahir, ataukah dipengaruhi oleh lingkungannya?”. Karena menurut Chomsky, bahasa itu terlalu rumit untuk dipelajari jika hanya mengandalkan metode juga Psikologi SosialMeskipun begitu, walau dalam kehidupan nyata kita menemukan bahwa secara fisik seorang anak akan mirip dengan orang tuanya, atau secara bakat-pun memiliki kesamaan bakat dengan ayah dan ibunya, genetika bukanlah satu-satunya hal yang menentukan arah pertumbuhan manusia. Akan tetapi ada unsur-unsur lain yang membentuk perkembangan dan pembentukan karakter manusia juga Psikologi AnakSemoga pengetahuan tentang teori nativisme dalam dunia psikologi ini dapat bermanfaat bagi para pembaca.
- Seorang pendidik memiliki peranan yang sangat penting dalam setiap kegiatan belajar-mengajar di sekolah. Sebab, setiap anak merupakan pribadi unik, memiliki potensi, serta sedang dalam proses perkembangan. Proses perkembangan setiap anak bisa memiliki tempo yang berbeda-beda, dapat berjalan dengan cepat, sedang, ataupun lambat. Proses ini tidak berjalan sendiri, tetapi dipengaruhi oleh berbagai macam faktor. Salah satu faktornya, yakni peran pendidik. Sosok guru dibutuhkan untuk dapat mendampingi para murid agar mereka bisa mengenal sifat dan karakternya selama proses pendewasaan berlangsung. Pendidik perlu untuk memahami kapasitas dan kondisi masing-masing anak didiknya supaya dapat menyusun rencana pembelajaran yang sesuai untuk diterapkan dalam proses belajar-mengajar. Oleh karena itu, dalam studi tentang pendidikan, muncul sejumlah teori pembelajaran yang dapat diimplementasikan oleh pendidik. Teori-teori itu selama ini dipakai sebagai paradigma penyusunan strategi pembelajaran. Di antara sejumlah teori tentang pembelajaran yang sudah lama dikenal dalam kajian pendidikan adalah teori nativisme, teori empirisme, dan teori perbedaan teori nativisme, empirisme, dan konvergensi? Perbedaan mendasar 3 teori di atas terletak pada asumsi dasar mengenai faktor utama yang bisa memengaruhi perkembangan individu. Faktor-faktor itu ialah pembawaan nativisme, pendidikan dan lingkungan empirisme, atau keduanya yang saling berkaitan konvergensi.Untuk memahami secara lebih jelas perbedaan teori nativisme, empirisme, dan konvergensi dalam pembelajaran di dunia pendidikan, berikut penjelasan Nativisme dalam Pendidikan Nativisme sendiri berasal dari bahasa latin, “nativus” yang berarti terlahir. Mengutip buku Psikologi Pendidikan Implikasi dalam Pembelajaran 202115 karangan Fadhilah Suralaga, teori nativisme pertama kali dipelopori oleh ahli filsafat asal Jerman, Arthur Schopenhauer 1788-1860. Teori nativisme meyakini bahwa proses perkembangan manusia ditentukan oleh adanya faktor-faktor bawaan sejak lahir. Faktor bawaan tersebut meliputi sifat-sifat fisik dan psikologis serta juga kemampuan yang berupa bakat, intelegensi, dan lain-lain yang diwariskan secara genetis. Faktor bawaan inilah yang dipercaya akan menentukan hasil perkembangan anak di kemudian hari. Apabila anak itu memiliki pembawaan yang cerdas, pintar pula anak itu kelak. Sebaliknya, apabila anak itu pembawaannya kurang cerdas, rendah pula prestasi teori nativisme, proses pendidikan dan lingkungan sekitar tidak bisa mengubah sifat-sifat pembawaan tersebut. Sebab, baik dan buruknya pembawaan itu sudah ditentukan sejak lahir. Peran pendidikan dalam pandangan teori nativisme hanyalah sebatas untuk pengembangan bakat saja. Oleh sebab itu, teori ini dalam ilmu pendidikan disebut dengan pesimistis Empirisme dalam Pendidikan Dikutip dari buku Pengantar Ilmu Pendidikan 201969 karya Amanudin, teori empirisme pertama kali dikenal dengan sebutan “The School of British Empiricism” atau aliran empirisme Inggris. Tokoh utama yang mencetuskan pemikiran untuk basis teori empirisme, yakni John Locke 1632-1704, filsuf asal Inggris yang masuk dalam jajaran pemikir penting era pencerahan aufklarung. Teori empirisme bertolak belakang dengan teori nativisme, karena mengabaikan adanya pengaruh dari faktor bakat atau potensi bawaan dalam proses pendidikan. Maka itu, teori ini menekankan ke pentingnya pengalaman, lingkungan, dan pendidikan dalam proses perkembangan anak. Doktrin teori empirisme paling terkenal ialah “tabula rasa” yang berarti bahwa manusia dilahirkan seperti kertas putih bersih, masih kosong. Peran pendidik sangat penting dalam membentuk anak. Dalam ilmu pendidikan, teori empirisme disebut optimisme pedagogis. Optimisme tersebut terlihat dari asumsi dasar teori ini yang menganggap faktor lingkungan dan pendidikan dapat menjadikan anak berkembang sesuai dengan yang Konvergensi dalam Pendidikan Teori konvergensi bisa dibilang merupakan gabungan dari teori nativisme dan empirisme. Teori ini menggabungkan unsur bakat dan lingkungan atau pendidikan. Kedua unsur tersebut dinilai saling memiliki pengaruh dalam proses perkembangan anak. Teori konvergensi dipelopori oleh seorang ahli pendidikan asal Jerman, William Stern 1871-1938. Menurut dia, anak yang dilahirkan ke dunia sudah disertai dengan pembawaan baik maupun buruk. Mengutip buku Psikologi Pendidikan Implikasi dalam Pembelajaran 202117 karangan Fadhilah Suralaga, teori konvergensi meyakini bahwa bakat bawaan anak tidak dapat berkembang secara optimal, apabila tidak ada dukungan dari faktor lingkungannya. Begitu pula sebaliknya, lingkungan yang baik tidak akan menghasilkan perkembangan anak yang ideal, apabila tidak terdapat faktor bakat bawaan. William Stern, melalui teori ini menyimpulkan bahwa semua yang berkembang dalam diri individu dan melalui hasil pendidikan ditentukan oleh faktor pembawaan sekaligus juga oleh lingkungannya. Teori konvergensi dipandang lebih realistis dan paling cocok dengan keadaan masyarakat di sekitar kita. Maka itu, teori konvergensi diikuti oleh banyak pakar pendidikan. - Pendidikan Kontributor Reynata SanjayaPenulis Reynata SanjayaEditor Addi M Idhom
Jika kita membahas tentang teori perkembangan maka kita tidak bisa lepas dari tiga teori besar yang berbeda faham mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan seorang siswa. Yaitu teori nativisme, teori empirisme dan teori konvergensi. Tiga aliran ini berbeda pendapat soal faktor dominan atau faktor penentu dari perkembangan seorang anak. Dalam dunia pendidikan aliran nativisme sebenarnya biasa disebut dengan aliran pesimisme pedagogik. Karena aliran ini memandang sesuatu itu hanya dengan kacamata hitam. Karena para pengikut aliran ini berkeyakinan bahwa perkembangan manusia itu hanya ditentukan oleh faktor pembawaannya saja. Pengalaman, pendidikan, pengajaran, dan seluruh faktor yang berasal dari lingkungan, dianggap tidak membawa dampak apa-apa, tidak memberikan pengaruh apa pun kepada perkembangan individu. Kalau saya contohkan, apabila ada sepasang orang tua yang ahli dalam bidang politik, maka anak-anak yang mereka lahirkan pun akan menjadi seorang politisi seperti orang tua mereka. Jika sepasang orang tua ahli dalam bidang musik maka anak mereka pun akan menjadi seorang pemusik seperti orang tuanya. Mereka memberikan argumentasi bahwa singa akan tetap melahirkan singa, singa tidak akan mungkin melahirkan seekor domba. Aliran ini berkeyakinan bahwa faktor pembawaan dan bakat orang tua selalu berpengaruh secara mutlak terhadap perkembangan kehidupan anak-anaknya. Tokoh aliran ini adalah Arthur Schopenhauer 1788-1860. Sebenarnya aliran ini adalah sebuah doktrin filosofis dalam pemikiran psikologis. Aliran ini juga masih berpengaruh terhadap dunia pendidikan sampai sekarang ini, meski tidak seekstrim di masa lampau.
UJIAN TENGAH SEMESTER Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Kuliah Landasan Pendidikan Nama Meli Astuti NIM 2107130021 Tingkat I E Dosen Ending Suhandi, PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AKUNTANSI FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS GALUH CIAMIS 2013 UJIAN TENGAH SEMESTERSEMESTER GANJIL TAHUN AKADEMIK 2013/2014 SOAL !! 01 Mengapa Nativisme menolak pengaruh Pendidikan..?? Jelaskan alasannya..!! Jawaban Karena Nativisme memandang/berkeyakinan bahwa manusia ditentukan oleh pembawaannya, jadi manusia tidak perlu dididik. Mereka tidak perlu dididik karena karakter manusia sudah ditentukan sejak mereka lahir sesuai dengan ketentuan-Nya.. 02 Mengapa Nativisme disebut pesimis Paedagogik..?? Jawaban Nativisme disebut juga pesimis paedagogik karena paham ini berpendapat bahwa pendidikan tidak berpengaruh terhadap manusia, jadi manusia tidak perlu dididik karena tidak membawa manfaat.. 03 Mengapa Naturalisme menolak pengaruh Pendidikan..?? Jelaskan alasannya..!! Jawaban Karena paham Naturalisme berpendapat bahwa pada dasarnya setiap manusia yang lahir ke muka bumi ini membawa pembawaan baik atau dalam keadaan baik. Pendidikan hanya tumbuh dengan sendirinya, dan dalam mendidik seseorang hendaknya dikembalikan kepada alam agar pembawaan yang baik tidak rusak oleh pendidik.. 04 Mengapa Naturalisme disebut negatif Paedagogik..?? Jawaban Karena menurut paham naturalisme seorang manusia atau anak tidak perlu di didik karena manusia sudah mempunyai sifat yang baik maka dari itu manusia tidak perlu campur tangan orang dewasa atau lingkungan sekitar nya supaya sifat baik manusia itu tidak berubah menjadi buruk dan rusak biarkan mereka tumbuh sesuai dengan qodrat alam.. 05 Jelaskan perbedaan Nativisme dan Naturalisme tentang pembawaan manusia..!! Jawaban Menurut aliran nativisme menyatakan bahwa seorang manusia itu sudah mempunyai krakter dalam dirinya masing-masing tanpa harus di didik lagi dan lingkungan kurang mempengaruhi atau merubah perkembangan anak. Sedangkan menurut aliran naturalisme menyatakan bahwa semua anak yang dilahirkan pada dasarnya dalam keadaan baik, mereka menjadi tidak baik itu karena pengaruh pendidikan dan lingkungannya.. 06 Mengapa Empirisme menganggap Pendidikan itu penting..?? Jelaskan alasannya..!! Jawaban Menurut aliran Empirisme manusia itu perlu di didik, karena seorang manusia itu dilahirkan dalam keadaan kosong atau tidak membawa apa-apa. Karena faktor bawaan saat dia lahir tidak mempengaruhi perkembangannya, maka faktor lingkungan dan pendidikan sangat mempengaruhi perkembangan anak tersebut supaya mereka dapat berkembang dengan baik.. 07 Mengapa Konvergensi menganggap pendidikan itu penting..?? Jelaskan alasannya..!! Jawaban Menurut aliran ini seorang manusia itu harus di didik karena supaya bakat yang dia bawa sejak lahir dapat berkembang dengan baik, karena bakat seseorang itu dapat berkembang jika lingkungan juga mendukungnya. Faktor bakat, pembawaan, lingkungan atau pengalamanlah faktor yang sangat penting karena saling keterkiatan antara satu dengan yang lain maka faktor tersebutlah yang menentukan pembentukan pribadi seseorang.. 08 Jelaskan perbedaan Empirisisme dan Konvergensi tentang peranan pembawaan terhadap perkembangan manusia..!! Jawaban Perbedaan empiris dengan konvergensi yaitu empirisme memandang manusia dari segi pengalaman/ pendidikan dan faktor bawaan seorang anak tidak mempengaruhi perkembangan seseorang. Sedangkan Konvergensi memandang manusia perlu di didik untuk mengembangkan bakat yang ia bawa dari pembawaannya, faktor bawaan, lingkungan dan pendidikan semuanya sama-sama penting dan saling keterkaitan satu sama lain dan aliran ini lebih realistis sehingga banyak diikuti oleh pakar pendidikan.. 09 Menurut saudara, mengapa manusia perlu di didik..?? Jelaskan alasan saudara..!! Jawaban Menurut pandangan saya manusia perlu di didik, karena manusia memiliki potensi yang baik untuk bisa di arahkan dari yang buruk menjadi lebih baik, dan yang baik menjadi lebih baik lagi. Karena karakter seseorang itu sangat berpengaruh dari didikan dan lingkungan yang ada di sekitar mereka. Karakter manusia terbentuk dari apa yang biasa mereka dengar, apa yang biasa mereka lihat dan apa yang biasa lakukan sehari-hari.. 10 Manusia itu mempunyai sifat hakiki, jelaskan maksud sifat hakiki tersebut..!! Jawaban Sifat Hakiki manusia diartikan sebagai ciri-ciri karakteristik, yang secara prinsipal bukan hanya gradual membedakan manusia dengan makhluk hidup lainnya, dan memiliki kelebihan yang tidak dimiliki oleh makhluk hidup lainnya.. Meskipun antara manusia dan hewan memiliki kesamaan jika dilihat dari segi biologis.. 11 Manusia sebagai makhluk individu sekaligus sebagai makhluk sosial.. Jelaskan maksudnya..!! Jawaban Manusia sebagai makhluk individu dan sosial itu bersifat bebas, tidak mempunyai hubungan yang ketat antara sesamanya. Manusia juga diberi kemampuan akal, pikiran, dan perasaan, secara kodrati manusia merupakan makhluk monodualis yang artinya manusia selain sebagai makhluk individu juga berperan sebagai makhluk sosial. Terkadang mereka akan mementingkan orang lain saat mereka terpengaruh oleh didikan/pengalaman, tetapi saat dia merasa dirinya terganggu mereka akan menjadi sangat individualis.. 12 Apa yang dimaksud dengan egois dan sosialis..?? Jelaskan..!! Jawaban Egois yaitu dimana kita hanya mementingkan diri kita sendiri tanpa memikirkan hal yang lain, dan yang ada dalam benaknya hanya apa yang mereka inginkan dan harapkan harus terpenuhi tanpa mementingkan orang lain baik itu teman atau kerabat yang penting itu hanya menguntungkan dirinya sendiri. Sedangkan sosialis yaitu dimana manusia dapat meredam ego nya dan lebih mementingkan kepentingan orang lain, meskipun hal itu dapat melukai dan merugika dirinya namun dia rela melakukannya demi orang lain.. 13 Mengapa manusia harus membantu manusia lainnya..?? Jawaban Karena pada hakikatnya manusia sudah dibantu oleh orang lain, kita membantu orang lain karena untuk berbalas budi. Dan sebagai makhluk yang sosial manusia hidup saling membutuhkan antara satu dengan yang lain, kita tidak mungkin dapat melakukan segala aktivitas di dunia ini seorang diri begitupun dengan mereka. Maka dari itu manusia harus saling membantu terutama dalam hal kebaikan demi kelangsungan hidup manusia bahkan sampa mereka meninggal dunia pun mereka harus dibantu untuk mengurus jasad tersebut sampai kedalam liang lahat.. 14 Apa yang dimaksud dengan kata hati tajam dan dan kata hati tumpul..?? Jelaskan..!! Jawaban Kata hati yang sedang tajam yaitu Kata orang yang memiliki kecerdasan akal sehingga mampu melakukan hal yang baik, baik kepada diri sendiri maupun orang lain.. Otomatis dia mampu membedakan antara yang baik atau tidak.. Sedangkan Kata hati yang sedang tumpul yaitu orang yang tidak memiliki pertimbangan dan kemampuan untuk mengambil keputusan mengenai yang baik/benar dang yang buruk/salah, atau dalam mengambil keputusan tersebut hanya untuk kepentingan diri sendiri.. 15 Bagaimana caranya agar kata hati menjadi tajam..?? Jelaskan..!! Jawaban Yaitu dengan cara dididik supaya mereka mampu menunjukan jalan yang benar, mampu mengarahkan kepada kebenaran, mampu membedakan antara yang baik dan yang buruk, dapat memilih antara hal yang baik atau buruk serta mampu memutuskan untuk melakukan hal yang baik atau buruk.. 16 Apa yang dimaksud dengan manusia suka pakai kedok..?? Jelaskan..!! Jawaban Artinya manusia itu hanya berpura-pura berkepribadian baik kepada orang yang baru mereka kenal dan mereka tidak menunjukan kepribadian mereka yang sesungguhnya dengan tujuan agar mereka dipuji orang lain dan diperlakukan baik oleh orang lain. Dia berusaha selalu berbuat atau terlihat baik, padahal sesungguhnya kepribadiannya atau dalam kesehariannya tidak seperti itu.. 17 Jelaskan hubungan perbuatan dengan alasan..!! Jawaban Perbuatan dengan alasan tentu sangat berhubungan karena alasan berasal dari kata hati yang kemudian dicerna oleh otak maka jadilah sebagai alasan kemudian mereka melakukannya yang disebut dengan perbuatan, setelah berbuat kembalilah otak bekerja mengapa dia melakukan perbuatan tersebut dan bertanya kedalam hati sebagai sebuah alasan.. 18 Menurut Islam, perbuatan manusia bergantung kepada qalbunya.. Jelaskan maksudnya..!! Jawaban Karena pada hakikatnya kata hati selalu benar dan dalam kebenaran. Mampu membedakan antara hal yang baik bagi manusia dan hal yang buruk bagi manusia. Dan semua yang manusia inginkan berasal dari hati maka dari itu kata hati harus bisa berkemampuan membuat keputusan tentang yang baik dan yang buruk tersebut dari manusia sebagai manusia.. 19 Jelaskan 4 tingkatan alasan yang mendasari perbuatan menurut kohlberg..!! Jawaban Tingkat Satu yaitu Penalaran yang Prakonvensional. Penalaran Prakonvensional adalah tingkat yang paling rendah dalam teori perkembangan moral Kohlberg. Pada tingkat ini, anak tidak memperlihatkan internalisasi nilai-nilai moral- penalaran moral dikendalikan oleh imbalan hadiah dan hukuman eksternal. Dengan kata lain aturan dikontrol oleh orang lain eksternal dan tingkah laku yang baik akan mendapat hadiah dan tingkah laku yang buruk mendapatkan hukuman.. Tahap I. Yaitu tahap pertama yang mana pada tahap ini penalaran moral didasarkan atas hukuman dan anak taat karena orang dewasa menuntut mereka untuk taat. Tahap II. Yaitu Individualisme mementingkan dirinya sendiri dan tujuan Pada tahap ini penalaran moral didasarkan atas imbalan hadiahdan kepentingan sendiri. Anak-anak taat bila mereka ingin taat dan bila yang paling baik untuk kepentingan terbaik adalah taat. Apa yang benar adalah apa yang dirasakan baik dan apa yang dianggap menghasilkan hadiah. Tingkat Dua yaitu Penalaran Konvensional yang merupakan suatu tingkat internalisasi individual menengah dimana seseorang tersebut menaati stándar-stándar Internaltertentu, tetapi mereka tidak menaati stándar-stándar orang lain seperti orang tua atau masyarakat. Tahap III. Norma-norma Interpersonal, Yaitu dimana seseorang menghargai kebenaran, keperdulian dan kesetiaan kepada orang lain sebagai landasan pertimbangan-pertimbangan moral. Seorang anak mengharapkan dihargai oleh kedua orang tuanya sebagai yang terbaik. Tingkat IV. Merupakan Moralitas Sistem Sosial, Yaitu dimana suatu pertimbangan itu didasarkan atas pemahaman aturan sosial, hukum-hukum, keadilan, dan kewajiban. Tingkat Tiga Penalaran Pascakonvensional, Yaitu Suatu pemikiran tingkat tinggi dimana moralitas benar-benar diinternalisasikan dan tidak didasarkan pada standar-standar orang lain. Seseorang mengenal tindakan-tindakan moral alternatif, menjajaki pilihan-pilihan, dan kemudian memutuskan berdasarkan suatu kode. Tahap V. Hak-hak masyarakat versus hak-hak individual, Yaitu nilai-nilai dan aturan-aturan adalah bersifat relatif dan bahwa standar dapat berbeda dari satu orang ke orang lain. Tahap VI. Prinsip-prinsip Etis Universal, Yaitu seseorang telah mengembangkan suatu standar moral yang didasarkan pada hak-hak manusia universal. Dalam artian bila sseorang itu menghadapi konflik antara hukum dan suara hati, seseorang akan mengikuti suara hati.. 20 Apa yang dimaksud dengan tanggungjawab..?? Jelaskan..!! Jawaban Tanggung jawab yaitu ketersediaan menerima konsekuensi atau resiko yang harus ia terima atas apa yang ia perbuat/lakukan kepada orang lain.. 21 Jelaskan hubungan kata hati, moral, dan tanggungjawab..!! Jawaban Hubungan kata hati, moral, dan tanggung jawab yaitu dapt di artikan sebagai pedoman apabila melakukan suatu hal otomatis itu diperintahkan dari hati atau kata hatikemudian dia melakukannya dan jadila moral atau perbuatan maka ia harus bisa merima konsekuensi atas apa yang telah ia lakukan.. 22 Apa yang dimaksud dengan kewajiban dan hak..?? Jelaskan..!! Jawaban Kewajiban adalah melakukan segala sesuatu hal atas dasar yang benar dan tidak mengabaikan apa yang seharusnya di kerjakan maka ia kerjakan karena ia telah mendapatkan apa yang ia dapatkan maka ia juga harus melaksanakan apa yang harus ia laksanakan sebagai suatu kewajiban.. Hak adalah sesuatu yang dimiliki oleh manusia sejak lahir dan sesuatu yang dimiliki atau diterima oleh manusia karena sebab- sebab tertentu dan tanpa melupakan apa yang harus ia lakukan sebagai kewajiban.. 23 Jelaskan hubungan kewajiban dan hak..!! Jawaban Hak dan kewajiban merupakan dua hal yang saling berhubungan. Misalkan di sekolah, siswa mempunyai kewajiban membayar SPP setiap bulannya. Dengan membayar SPP tersebut otomatis siswa menjadi punya hak untuk mendapat pengajaran dari gurunya dan juga berhak menggunakan dan memanfaatkan fasilitas yang ada di sekolah. Atau contoh lainnya dalam dunia kerja, Seorang pekerja mempunyai hak untuk mendapat penghasilan atau gaji dari tempat ia bekerja dengan catatan pekerja tersebut telah melaksanakan kewajibannya terhadap tempat kerjanya. Dalam pelajaran PKn di SD sering disebutkan bahwa kita harus mendahulukan kewajiban daripada hak.. 24 Jelaskan pandangan Determinisme dan Indeterminisme tentang kebebasan..!! Jawaban Pandangan Determinisme terhadap kebebasan manusia yaitu manusia tidak bebas karena terikat hukum Alam dan Tuhan, ada banyak pandangan dari determinisme yaitu Determinisme Naturalis, Biologis, Sosiologis, teologis dan psikologis. Dari pandangan-pandangan tersebut cenderung memberi anggapan materialis terhadap manusia. Ideterminisme berbanding terbalik dengan determinisme, pandangan menurut indeterminisme yaitu manusia memiliki kebebasan yang mutlak karena tidak ada keterikatan dengan hukum apapun, jadi manusia bebas melakukan hal apapun karena tidak ada keterikat.. 25 Jelaskan pandangan Eksistensialisme tentang kebebasan..!! Jawaban Menurut pandangan eksistensialisme manusia itu bebas terikat. Maksud dari bebas terikat tersebut yaitu bebas melakukan segala hal apapun yang ia inginkan namun kebebasan tersebut harus tetap mengacu dan mentaati terhadap aturan-aturan yang dibuat dan berlaku pada saat ini.. 26 Jelaskan hubungan kebebasan dengan keterikatan..!! Jawaban Kebebasan merupakan tidak adanya keterikatan dan yang mengatur seseorang untuk melakukan suatu hal. Keterikatan merupakan tidak adanya kebebasan dalam melakukan suatu hal yang dia inginkan. Hubungan antara keduanya yaitu mereka bebas melakukan suatu hal yang ia inginkan asalkan kebebasan tersebut masih tetap mengacu pada aturan yang berlaku dan yang telah di buat.. 27 Mengapa manusia suka mengalami stres..?? Jelaskan..!! Jawaban Karena suatu hal yang membuat kita merasa tertekan sehingga kita tak henti-hentinya memikirkan hal tersebut lagi dan lagi yang membuat fikiran kita kacau tak karuan. Kadang-kadang sumber-sumber luar seperti faktor ekonomi, lingkungan kerja, tekanan untuk liburan, terlalu terobsesi dengan kesempurnaan, merasa bosan, beban pikiran terlalu banyak atau masalah pasangan dan keluarga yang jadi sebab utama atau bisa juga sumbernya dari pikiran kita sendiri, kekhawatiran, emosi tidak stabil bisa menyebabkan atau memicu kondiisi kita menjadi stres.. 28 Bagaimana cara menanggulangi stress..?? Jelaskan..!! Jawaban Cara untuk mengatasi stress yang pertama adalah dengan membuka lebih banyak pikiran dan pandangan, terkadang orang tidak mau membuka lebih banyak pikiran dan masalahnya kepada oranglain sehingga akhirnya masalah bertumpuk-tumpuk dan semakin menekan pikiran. Sehingga lebih banyak share dan membagi cerita jika dirasa sudah sangat menekan kepada oranglain merupakan salah satu cara efektif untuk mengatasi stress.. Kemudian untuk mengatasi stress adalah dengan cara keluar seperti berbelanja ya meskipun kita tidak punya uang banyak namun setidaknya kita pergi ke pusat perbelanjaan meskipun barang yang kita beli hanya beberapa namun setidaknya jika kita sudah jalan-jalan ke tempat yang lebih ramai setidaknya hati kita merasa senang dan melupakan sejenak permasalahan yang kita hadapi dan bisa juga mencari tempat yang menenangkan seperti tempat rekreasi, cara seperti ini akan membuat pikiran lebih tenang dan rilek sehingga bisa lebih leluasa dalam menentukan langkah dan mengambil opsi masalah. Namun tetapkan target dan fokus, rekreasi hanya sementara untuk mencari inspirasi jangan sampai malah keterusan hingga lupa akan masalah yang menimpa.. 29 Mengapa manusia harus ikhlas dalam mengahadapi kenyataan..?? Jelaskan..!! Jawaban Karena tidak semua hal yang kita inginkan atau harapkan akan tercapai, adakalanya apa yang kita inginkan namun tidak sesuai dengan kenyataan yang sebenarnya. Maka dari itu kita harus ikhlas menerima kenyataan ini karena Rencana Allah jauh lebih baik. Allah tidak memberikan apa yang kita inginkan tetapi Allah memberikan apa yang kita butuhkan. Kita sewaktu-waktu pasti akan diuji oleh Allah dengan adanya masalah ataupun sakit, dalam mengahadapi cobaan ini kita harus bersabar dan ikhlas dalam kondisi ini akan membantu kita supaya menjadi orang yang lebih baik, supaya kita tetap semangat dan tidak pernah putus asa apalagi putus harapan. Pasti ada hikmah dalam setiap perkara dan mengambil pelajaran dari setiap perkara tersebut maka hidup kita akan menjadi lebih baik dengan menjadikan kegagalan sebagai acuan untuk kita agar kembali bangkit. jika kita mengahdapinya dengan mengeluh, menangis, meratapi maka kita hanya membuang waktu untuk hal yang sia-sia...
mengapa nativisme menolak pengaruh pendidikan